Kayu meranti tidak tergolong tahan rayap secara alami, sehingga perlindungan yang efektif memerlukan kombinasi pengawetan bahan, pengendalian kelembapan, dan pemeriksaan berkala. Satu metode saja biasanya tidak cukup, terutama untuk kayu yang dipakai di area lembap atau dekat tanah. Kayu meranti berasal dari marga Shorea yang banyak digunakan di Indonesia untuk furnitur, kusen, dan konstruksi ringan. […]

